Dari Polres Banjarbaru, Akpol Kaji Kurikulum Baru dan Masa Studi Tiga Tahun

Terkini 16 Sep 2026 22:16 • 3 min read • 49 views • By Erick

Share berita ini

Dari Polres Banjarbaru, Akpol Kaji Kurikulum Baru dan Masa Studi Tiga Tahun
Foto istimewa

Banjarbaru, Mataborneo.online - Akademi Kepolisian (Akpol) mulai mengevaluasi sekaligus menyiapkan pembaruan kurikulum pendidikan bagi calon perwira Polri. Salah satu agenda evaluasi tersebut dilakukan di Polres Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu (16/9/2026).


Penelitian ini menyasar lulusan Akpol angkatan 2023 hingga 2025. Tim peneliti menggali berbagai masukan terkait kompetensi lulusan serta kebutuhan tugas perwira di satuan kewilayahan sebagai bahan penyempurnaan kurikulum pendidikan Akpol.


Ketua Tim Penelitian sekaligus Dosen Kepolisian Utama TK I, Irjen Pol Dr. Drs. Sofyan, S.H., M.Si., M.H., mengatakan penelitian tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi yang secara rutin dilakukan Akpol di sejumlah wilayah Polda.


"Kegiatan penelitian ini adalah bagian yang rutin dilaksanakan oleh Akademi Kepolisian dalam rangka kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu kegiatan pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat," ujar Irjen Pol Sofyan di Aula Tribrata Polres Banjarbaru.


Menurutnya, penelitian diarahkan untuk memetakan kompetensi yang benar-benar dibutuhkan lulusan Akpol ketika menjalankan tugas sebagai perwira lini pertama. Selain itu, tim juga mengevaluasi kesesuaian kurikulum yang berjalan dengan perkembangan tantangan kepolisian di lapangan.


"Tujuannya adalah mengidentifikasi profil kompetensi lulusan Akpol yang dibutuhkan oleh satuan kewilayahan, menganalisis tantangan tugas perwira lini pertama, mengevaluasi kesesuaian kurikulum saat ini, serta merumuskan desain pengembangan kurikulum yang lebih adaptif, aplikatif, dan berbasis kompetensi," tuturnya.


Ia menjelaskan, Akpol merupakan perguruan tinggi terapan yang menitikberatkan pembelajaran pada keterampilan profesi. Komposisi pendidikan saat ini disebut mencapai 70 persen keterampilan profesi dan 30 persen teori.

Sementara melalui sinkronisasi kurikulum dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), lulusan Akpol akan memperoleh gelar Sarjana Terapan Ilmu Kepolisian. Gelar tersebut juga membuka kesempatan bagi lulusan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2, baik di STIK maupun perguruan tinggi luar negeri melalui beasiswa LPDP.


Rencana perubahan juga menyentuh durasi pendidikan Taruna Akpol. Dirbintarlat Akpol Kombes Pol Muhammad Syarif Harjosaputra mengatakan, evaluasi kurikulum berpotensi mengubah pola pendidikan, termasuk masa studi taruna yang disiapkan menjadi tiga tahun.


"Yang jelas pasti akan berpengaruh kepada peserta didik. Untuk yang tingkat tiga sekarang ini nantinya akan dibuat kurikulum yang baru cuma tiga tahun, artinya setelah tiga tahun dia lulus langsung melaksanakan dinas di wilayah," terang Kombes Pol M. Syarif.


Ia menyebut penyusunan kurikulum baru dilakukan berdasarkan evaluasi berkala serta masukan dari para kepala satuan wilayah. Masukan tersebut menjadi salah satu bahan untuk menyesuaikan materi pendidikan dengan perkembangan kebutuhan tugas kepolisian.


Tim penelitian yang terdiri dari Kombes Pol M. Syarif H.S., S.H., M.Si., Kombes Pol Hadi Winarno, S.I.K., M.M., serta Prof. Dr. Arif Yulianto, S.E., M.M. dari Universitas Negeri Semarang dijadwalkan melanjutkan penelitian hingga Kamis (17/9/2026). Hasil sementara penelitian selanjutnya akan disampaikan kepada Kapolda sebagai bagian dari proses evaluasi.


Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda menyambut baik penelitian tersebut. Menurutnya, pembaruan pendidikan Akpol memiliki kaitan penting dengan penyiapan sumber daya manusia dan regenerasi kepemimpinan di tubuh Polri.


"Kami mendukung kegiatan ini karena memang penting sekali untuk regenerasi kepemimpinan khususnya di kepolisian ke depannya," kata AKBP Pius X Febry Aceng Loda.


Ia menambahkan, Polres Banjarbaru saat ini memiliki empat perwira muda lulusan Akpol angkatan 2023, 2024, dan 2025 yang menjadi bagian dari objek evaluasi tim peneliti.

"Terima kasih kami sampaikan kepada ketua tim dan rombongan yang sudah berkunjung. Semoga kegiatan ini bermanfaat untuk kemajuan Polri ke depannya," tutupnya.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Mata Borneo