Cegah Karhutla Meluas, Polsek Kurau Perkuat Kesiapan Personel dan Sinergi Lintas Sektor

Terkini 26 Aug 2026 19:48 • 2 min read • 73 views • By Intan

Share berita ini

Cegah Karhutla Meluas, Polsek Kurau Perkuat Kesiapan Personel dan Sinergi Lintas Sektor
Kegiatan apel siaga karhutla Polsek Kurau yang di pimpin langsung oleh Kapolsek Kurau IPTU Bambang Hariansyah

TANAH LAUT, Mataborneo.online — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi perhatian serius jajaran Polsek Kurau, Polres Tanah Laut. Upaya pencegahan diperkuat dengan menggelar Apel Gabungan Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla di Halaman Mapolsek Kurau, Rabu (26/8/2026).


Apel yang dimulai sekitar pukul 09.00 WITA tersebut menjadi momentum untuk memastikan seluruh unsur yang terlibat benar-benar siap menghadapi kemungkinan munculnya titik api di wilayah hukum Polsek Kurau.


Bukan sekadar apel rutin, kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat koordinasi, mengecek kesiapan personel dan memastikan peralatan penanganan Karhutla berada dalam kondisi siap digunakan. Langkah tersebut dinilai penting agar potensi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin sebelum berkembang menjadi lebih luas.


Kapolsek Kurau IPTU Bambang Hariansyah mengatakan, kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman Karhutla. Menurutnya, penanganan kebakaran tidak bisa hanya mengandalkan satu institusi, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.


“Kesiapsiagaan ini kita bangun bersama. Personel harus siap, peralatan juga harus siap, dan yang tidak kalah penting adalah komunikasi serta koordinasi antarunsur harus berjalan dengan baik,” ujar IPTU Bambang Hariansyah.


Ia menegaskan, pola penanganan tidak boleh menunggu api membesar. Setiap informasi mengenai potensi kebakaran harus segera direspons sehingga langkah penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan terukur.


“Prinsip kita adalah mencegah sebelum terjadi dan bertindak cepat ketika ada potensi maupun kejadian. Semakin cepat informasi diterima dan ditindaklanjuti, semakin besar peluang api bisa dikendalikan sehingga tidak meluas,” tegasnya.


IPTU Bambang juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, relawan, dunia usaha dan masyarakat. Menurutnya, seluruh elemen memiliki peran dalam menjaga wilayah dari ancaman Karhutla.


“Karhutla bukan hanya persoalan aparat. Ini tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh pihak, termasuk masyarakat, untuk ikut menjaga lingkungan dan segera menyampaikan informasi apabila melihat adanya titik api,” katanya.


Selain mengantisipasi Karhutla, kesiapsiagaan tersebut juga diarahkan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Kurau.


Kapolsek Kurau berharap koordinasi yang telah dibangun melalui apel gabungan dapat terus dijaga, bukan hanya ketika terjadi kebakaran, tetapi juga dalam kegiatan pencegahan dan pemantauan wilayah yang rawan.


“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat. Dengan sinergi yang kuat dan kesiapan yang baik, kita berharap wilayah Kurau tetap aman, kondusif, serta mampu mengantisipasi Karhutla secara cepat dan bersama-sama,” pungkas IPTU Bambang Hariansyah.


Apel gabungan tersebut sekaligus menjadi penegasan komitmen Polsek Kurau dan seluruh unsur terkait untuk mengedepankan pencegahan, kesiapsiagaan dan respons cepat dalam menghadapi ancaman Karhutla. Langkah ini juga diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Polsek Kurau, dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Mata Borneo