Polres Balangan dan Pemda Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Teratasi

Terkini 21 Aug 2026 13:28 • 2 min read • 55 views • By Erick

Share berita ini

Polres Balangan dan Pemda Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Teratasi
Acara kegiatan Salat Istisqa polres balangan dan jajaran.

Balangan, Mataborneo.online — Di tengah musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan Selatan dan meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polres Balangan bersama Pemerintah Kabupaten Balangan dan unsur Forkopimda menggelar Salat Istisqa dan doa bersama untuk memohon turunnya hujan kepada Allah SWT.

Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Bupati Balangan, Rabu (19/8/2026). Sejak pagi, lokasi dipadati personel Polres Balangan, jajaran TNI, Pemerintah Kabupaten Balangan, Forkopimda, instansi terkait, tokoh agama, serta masyarakat.
Salat Istisqa dihadiri langsung Bupati Balangan Abdul Hadi, S.Ag., M.I.Kom., Kapolres Balangan AKBP Arif Mansyur Supartono, S.H., S.I.K., M.M., unsur Forkopimda, jajaran instansi terkait, dan masyarakat Kabupaten Balangan.

Salat dipimpin Ketua MUI Kabupaten Balangan, KH Akhmad Yusuf, yang sekaligus bertindak sebagai imam dan khatib. Dalam khutbahnya, ia menyampaikan bahwa Salat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar dan munajat umat Islam kepada Allah SWT agar diturunkan hujan yang membawa keberkahan bagi masyarakat.
KH Akhmad Yusuf juga mengungkapkan pengalaman sebelumnya ketika melaksanakan Salat Istisqa yang kemudian diikuti turunnya hujan. Ia berharap hal tersebut menjadi pengingat agar masyarakat terus berikhtiar dan memohon pertolongan kepada Allah SWT.

“Dulu pernah salat Istisqa dan alhamdulillah doa kami dikabulkan Sang Pencipta, hujan turun setelahnya,” ungkap KH Akhmad Yusuf usai pelaksanaan Salat Istisqa.

Sementara itu, Kapolres Balangan AKBP Arif Mansyur Supartono mengatakan, pelaksanaan Salat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar bersama sekaligus wujud kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan yang terdampak musim kemarau.

“Kita bersama-sama berdoa dan memohon kepada Allah SWT agar segera diturunkan hujan yang membawa keberkahan. Selain ikhtiar melalui doa, kami juga terus mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla,” ujarnya.

Kapolres menegaskan, pencegahan Karhutla membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi terkait hingga masyarakat. Ia mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan potensi maupun kejadian Karhutla.

“Semoga dengan doa dan ikhtiar kita bersama, Allah SWT segera menurunkan hujan di Kabupaten Balangan. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga lingkungan dan bersama-sama mencegah Karhutla,” pungkasnya.

Kegiatan Salat Istisqa dan doa bersama tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergitas antara Polres Balangan, Pemerintah Kabupaten Balangan, TNI, Forkopimda, instansi terkait, tokoh agama, dan masyarakat dalam menghadapi musim kemarau serta mencegah bencana Karhutla.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Mata Borneo